Finding Freedom 1

image

Poster By styleran at artfantasy

Author : xxxkpop-slayxxx
original story : AFF
Translator : Faustin K
Title : Finding freedom
Cast : Myoui Mina (Twice), Ten (NCT U), Sana (Twice)
Genre : slight angst, friendship, romance
Lenght : chapter

A/n
Well ini adalah fanfict yang udah aku translate di bahasa Indonesia, juga aku mengganti beberapa tokoh dari fanfict aslinya. karena aslinya itu girlxgirl trus aku jadiin normal boyxgirl

Semoga kalian menikmati cerita ini..

Continue reading

Map chapter 7

Cast : Jessica jung,Kim taeyeon,Xi Luhan,Jung Leo
Genre : frinedship,sad
Lenght : chapters

Hai hai..ini seminggu lagi UN tapi masih nyempetin ngepost hahaha 😂😁..
Ga ngomong banyak yaah..happy reading

image

Poster. By  jungleelovely @ poster chanel

Tengah malam,disaat semua telah tertidur di tenda masing masing.Luhan masih terjaga didepan api unggun yang memang belum mati,ia memandangi api itu,suara kayu terbakar yang menemaninya saat ini.Luhan merasa bingung,ntah mengapa setelah menyanyikan lagu Dari Lee seunggi seperti secara tidak langsung mewakili perasaannya pada taeyeon

“Apa taeyeon paham perasaanku?”Tanya Luhan pada dirinya,sesekali ia melempar daun yang berserakan kedalam api unggun yang masih menyala

“Luhan?” Panggil seseorang,Luhan sempat kaget mendengar suara wanita itu,seketika ia menoleh
“Ohh..sica,aku kira siapa” Luhan mengelus dadanya
“Memang aku hantu apa?” Ucap jessica agak lesal,lalu ia duduk disamping luhan..ia ikut duduk didepan api unggun
“Kau tidak tidur?”Tanya Luhan
Jessica menggeleng “Tidak,tempat yang tidak familiar membuatku susah tidur,kalau kau?”Tanya Jessica balik
“Hemm..ya begitulah,sama denganmu” Jawab Luhan terdengar kurang meyakinkan ditelinga Jessica
“Apa tentang lagumu untuk taeyeon hari ini?”Tanya Jessica lagi,ia tau pasti Luhan tengah memikirkan taeyeon saat ini
“Kau selalu pandai menebak” Luhan tersenyum kecut
‘Dan kau sangat tidak peka padaku Luhan’Pikir Jessica

“Ngomong ngomong,lagumu tadi sangat bagus..,i kinda falling love with your song,and maybe with you”Ucap Jessica,ia sengaja mengucapkan dengan bahasa inggris karena Luhan tak akan mengerti
“Kau mengejekku?kan aku sudah bilang kalau aku tak mengerti bahasa inggris” Luhan merengut
“Ah..lupakan,aku memang mengejekmu,makanya belajar” Jessica menyentil telinga luhan,seketika luhan memekik
“Aww..appo,kuku mu panjang” Luhan mengusap usap telinganya
“Aku ingin jalan jalan” jessica beranjak dari duduknya,Luhan membelalakkan matanya
“Kau gila??!!ini tengah malam..tidak baik untuk mu”Ucap Luhan dengan khawatir

“Aku ingin jalan jalan” Jessica tak menghiraukan Luhan,ia berjalan menjauhi Luhan
“Tunggu!!aku ikut,sebentar aku ambil senter”
Jessica berhenti,ia tersenyum Luhan masih peduli padanya,ya memang seharusnya begitu..

Luhan datang dengan dua senter ditangannya
“Kajja,kau bilang ingin jalan jalan,ini senter” Luhan menyodorkan senter itu pada Jessica.

Mereka perlahan lahan memasuki Hutan lebih dalam diterangi oleh cahaya senter,dan tiba tiba saat ditengah hutan senter mereka menjadi remang remang
“Oh??kenapa bisa semua battrai nya akan habis??”Tanya Luhan bingung,dan akhirnya senter tak menyala..keadaan sangat gelap sekarang,Jessica memegang erat lengan Luhan
“Ahh..sangat gelap..ayo kembali”Rengek Jessia
“Tapi lewat mana?aku tak bisa melihat jalannya,dan aku lupa rutenya..bagaimana ini,kita sudah masuk jauh”Ucap Luhan
“Aaahh..wae..” Jessica menitihkan air mata nya,ia sungguh takut,ia tak tau akan semenakutkan ini jika di hutan,bagaimana jika ia jadi kehutan sendirian?
“Hiks..hiks..hiks..” Jesdica menangis sesenggukkan, “Tadi kau bilang mau jalan jalan”Ucap Luhan sambil mengelus punggung jessica
“Aku..hiks tidak tau..akan semenakutkan ini..hik hikss..jaejoong oppa..hiks” Kini Jessica sudah menangis layaknya anak kecil,Luhan yang kebingungan langsung memeluk Jessica
“Tenang ada aku,semua akan baik baik saja” Luhan merasa degup jantung jessica sangat cepat,ia mengira jessica sangat ketakutan
“Hiks..hiks..hiks”

“Apa kau bawa hp?”Tanya Luhan dutengah tangisan jessica yang tak kunjung berhenti

“Hiks..hiks..iya..hiks” Ucap Jessica sambil merogoh sakunya,ia menyerahkan samsung galaxy S6 nya pada Luhan,Luhan mencoba menyalakan smartphone itu,namun tak ada hasil,Luhan menganggap battrai smartphone Jessica habis

“Yahh..bagaimana kau bisa membawa hp yang juga battrai nya habis..,Sudahlah kita disini dulu,toh sebentar lagi sudah pagi”

Luhan meraba raba sekitarnya,setelah menemukan pohon besar,ia menuntun Jessica yang masih menangis sesenggukan duduk dengannya

Jessica tak kunjung berhenti menangus sampai mentari mulai menyapa,Luhan masih memeluknya dan sesekali mengelus punggungnya

“Hei sica,lihat ini sudah pagi,tolong berhentilah menangis,nanti mata mu sakit..” Luhan menggoyangkan tubuh Jessica,tangisan jessica melemah..tak ada jawaban dari Jessica

“Sica?gwenchana?sica??apa kau pingsan ?” Luhan yang panik langsung menidurkan Jessica diatas rerumputan ,ia menyentuh dahi Jessica
“Huff ..untung tidak panas”
ia sesekali menepuk pipi Jessica,tak ada respon
“Mungkin ia terlalu lelah menangis,tidurlah yang nyenyak sica” Luhan mengelus surai Jessica,jessica terlihat sangat damai dalam tidurnya,Luhan melepas jaket yang ia kenakan,ia menyelimutkan jaketnya pada Jessica,Luhan menyandarkan tubuhnya pada pohon besar itu lagi

~~~

Sisi lain,Taeyeon baru bangun dari tidurnya,ia mencari Jessica yang tidak ada dalam tenda

“Seulgi,yerim..sica dimana?” Tanya Taeyeon pada mereka yang baru membuka matanya

“Emmmhh..apa dia tidak ada?” Seulgi meregangkan ototnya
“Kalau ada,aku tidak tanya”

“Mwo??dia tidak ada??”Seulgi akhirnya sadar jessica tidak ada di dalam tenda

“Kita laporkan pada Lee saem” Ucap Yerim

Mereka bergegas menuju tenda Guru Lee,disana tenyata sudah ada Leo,jaesuk dan minho yang melapor pada guru Lee
“Luhan tidak ada didalam tenda”Ucap Leo seadanya
“Luhan juga??jessica juga menghilang saem” Sambung Taeyeon
“Bagaimana bisa??sebentar saya panggil guru lain,dan kita mencari mereka,Leo kau mencari dengan Taeyeon,dan Seulgi kau mencari dengan jaesuk,yerim kau dengan minho”

Setelah itu mereka berangkat.

Ditengah hutan,Leo berhenti

“Kita berpencar,ini..batu ini,kita akan bertemu lagi disini” Leo menunjuk Batu yang besar,memang bentuknya mudah diingat
“Ya”

Leo berjalan sendiri,niatnya kini mencari Jessica bukan Luhan lagi setelah ia tau jessica menghilang.

Setelah lima menit kemudian,Leo terhenti,ia melihat pemandangan yang merusak mood nya hari ini,Jessica tidur dipangkuan Luhan,begitu juga Luhan yang juga tidur

“Oh Leo!!kita bertemu lagi?”Tanya Taeyeon yang baru datang,taeyeon melihat jessica dan Luhan

“Akhirnya mereka ketemu”Ucap Taeyeon lega,Taeyeon mendekati Luhan dan Jessica
Plakk

Taeyeon memukul bahu Luhan dengan keras

“Yakk!!appo” Luhan terbangun,terasa bahunya memanas
“SALAH SENDIRI MENGHILANG”Bentak Taeyeon

“Sssttt..jessica tertidur,ia baru  diam setelah menangis semalaman” Luhan meletakkan jarinya di bibirnya

“Ah..bagaimana bisa kalian disini?” Tanya Taeyeon pelan
“Jessica bersikeras untuk pergi ke hutan pada malam hari,awalnya ia ingin pergi sendiri,aku sudah berusaha menahannya,tapi ia tetap saja berangkat,kan bahaya jika aku membiarkannya sendiri,maka dari itu aku ikut dengan membawa senter,tapi ditengah jalan senternya mati”Jelas Luhan

“Apa Kau bodoh??harusnya kau memaksanya untuk tidak pergi!!” Bentak Taeyeon lagi,
“Ssstt..dia akan terbangun”

“Sudahlah ayo kembali” Ucap Leo yang sedari tadi melihat pemandangan yabg tidak enak baginya,ia berbalik dan meninggalkan mereka bertiga

“Ya tunggu !!” Luhan menggendong jessica yang masih tidur
ala bridal style,”Kau bisa sendiri kan?kalau begitu aku duluan ya,ikuti aku” Taeyeon mendahului Luhan,ia sengaja mendekati Leo.Hati Luhan panas akibat hal yang dilakukan Taeyeon

~~~

Mereka kembali ditempat kemah,semua yang mencari sudah kembali

“Luhan,letakkan jessica pada tenda,dan lalu kau istirahat ditendamu sendiri,Sebagai hukuman kalian akan diskors pada acara hari ini,kalian baru ikut acara besok”Ucap Guru Lee dengan tegas
“Ne saem”
Luhan meletakkan Jessica yang tak berkutik ke dalam tenda jessica,ia juga tidur di tenda nya sendiri,sementara siswa lain sedang mandi dan akan melakukan kegiatan lain.

Jessica terbangun dari tidurnya,ia mencari keberadaan Taeyeon,kini ia sendiri didalam Tenda

“Sica?” Luhan masuk kedalam tenda

“Bagaimana tidurmu?” Tanya Luhan,”yah..lumayan,gomawo untuk tadi malam” Jawab Jessica

“Apa kau selalu tidak bisa berhenti saat menangis?”Tanya Luhan dengan penasaran
“Ya begitulah,aku mudah menangis,tapi kalau sudah menangis aku sulit berhenti,aku pernah menangis dua hari disaat aku pertama berpisah dengan keluargaku”Jelas Jessica,Luhan mengangguk mengerti
“Wah..bahaya kalau terulang lagi,sebagai sahabat aku janji akan menjagamu,air mata mu sangat berharga”Ucap Luhan dengan senyum terbaiknya
“Haha..gombal” Jessica terkikik
“Aku serius” Suara Luhan terdengar serius,Jessica terdiam
“Benar kau akan menjagaku dari perasaan sedih?” Kini Jessica juga terdengar serius,Luhan mengangguk
‘Kapan kau berpaling dari Taeyeon dan melihatku?’ Tanya Jessica dalam hati

“Apa kau tak ingin mandi?” Pertanyaan Luhan membuat Jessica kaget,’apa ia mau mengajak mandi bersama?’  ‘Tidak sica jauhkan pikiran negatif’

Jessica tak kunjung menjawab karena pertanyaan dalam hati terus berputar seperti kaset rusak “Hei kau tak mandi?aku sudah mandi,jika iya akan kutunggu diluar kamar mandi itupun kalau kau ketakutan kalau tidak ya..aku disini”

“Ah..ya,aku akan mandi ” Jessica menghilangkan pikiran kotornya,ia bergegas mengambil peralatan mandinya
“Kau disini saja,aku akan kembali”

Jessica meninggalkan tenda,Luhan masih didalam tenda,smartphone Jessica masih berada di depannya,ia mengambil ponsel itu karena rasa penasaran,jujur ia belum pernah menyentuh smartphone mahal seperti milik Jessica.

Luhan berhasil menyalakannya,ia berusaha mencari menu..dari ikon nya cukup membantunya,lalu dengan iseng ia membuka galeri
“Galeri ikon nya yang ini kan?” Luhan berhasil membuka galeri,ia melihat foto foto selca dari Jessica,ya..terlihat cantik dan imut bagi Luhan “senyummu manis,kau harus selalu tersenyum”

‘Deg’
Luhan melihat fotonya dalam galeri Jessica,apalagi dalam folder ‘my bae💜’ia melihat fotonya,saat berada di cafe dan taman..jessica diam diam memfoto dirinya,ia juga melihat fotonya saat bermain di gamestation

“Dia menyukaiku?tapi..bagaimana?” Luhan mengembalikan ke menu awal,ia meletakkan kembali smartphone jessica

“Aku harus bagaimana?ia pasti sangat sedih saat mengetahui aku menyukai Taeyeon”  Luhan mengusap wajahnya,ia menghepa nafas

“Aku harus berpura pura seperti tak ada yang terjadi,Luhan kau bisa,bersikaplah normal”

Sepuluh menit kemudian Jessica kembali ke tenda dengan rambut yang masih setengah basah yang mungkin memberi kesan sexy pada Jessica,Luhan memandangi Jessica..terlihat berbeda

Jessica merasa risih Luhan terus menatapnya “Waee??kau terus menatapku?”
Luhan berusaha bersikap normal,”Tidak..hanya saja,rambutmu basah” Jessica mengedikkan bahunya,ia memasukkan pakaian kotor ke kantong kresek lalu setelah ia mengikatnya dimasukkan kedalam tas.

Jessica mengambil smartphone nya,Luhan menelan Ludahnya..jujur ia takut jika jessica tau ia telah membuka galeri.
~~~

Taeyeon kini sedang melaksanakan kegiatan bersama siswa lainnya,yaitu semacam airsoft game.Dibagi dua kelompok,merah dan biru,seperti keinginan Taeyeon Leo berada dalam kelompok yang sama dengannya biru.

Leo bersembunyi diatas bangunan dengan tinggi kira kira 3 meter,ia memilih diam sekarang.Sedangkan Taeyeon yang sudah beberapa membunuh team merah,awalnya taeyeon berjaya..namun keadaan menjadi terbalik,ia dikepung oleh dua orang team merah,Taeyeon berlari kearah gedung tempat bersembunyi Leo,namun saat menaiki tangga kakinya terkilir

Brugh

Taeyeon terjatuh
“Aww” Taeyeon meringis kesakitan,Leo yang mendengarnya langsung berlari menuju Taeyeon,dari atas ia dapat menembak dua orang yang mengepung Taeyeon.

“Gwenchana?”Tanya Leo sedikit terdengar cemas,Taeyeon berusaha berdiri tapi ia terjatuh lagi “Arrght..appo” Tanpa banyak bicara,Leo menggendong Taeyeon,ia menyembunyikan Taeyeon di tempatnua tadi
“Tunggu disini,akan kuselesaikan”Ucap Leo,Leo berlari meninggalkan Taeyeon.

Seperti seorang profesional Leo mengalahkan satu persatu lawannya dengan mudah,Leo melihat bendera kemenangan ada didepan mata,dengan cepat ia berlari untuk mengambil bendera itu

Permainan berakhir,Leo kembali untuk menemui Taeyeon

“Woah..kau sangat cepat”Ucap Taeyeon seketika Leo datang dengan bendera,”Kau harus ke pos kesehatan” Leo menggendong Taeyeon lagi.

Ditengah perjalanan rintik hujan mengenai wajah Taeyeon “Air?hujan..apa akan hujan”

“Entahlah,lebih baik cepat membawamu ke pos kesehatan.Aku heran..” Taeyeon mengerutkan kedua alisnya “Kenapa?”
“Kenapa kau selalu terkena kecelakaan saat bertemu denganku,apa kau selalu begini dengan teman teman mu dulu?bisakah kita bertemu bukan karena kecelakaanmu?” Taeyeon tercengang karena Leo mengucapkan cukup banyak kata,sementara Leo dikenal tak pernah mengucapkan banyak kata

“Emm ..entahlah,aku tak menginginkan kecelakaan itu terjadi,tapi itu terlanjur terjadi diluar kehendakku”
‘Seperti rasa suka ku’Batin Taeyeon

~~~

Beberapa hari kemudian,mereka telah melakukan aktivitas seperti biasanya,namun sedikit berbeda untuk Taeyeon,Jessica,dan Leo ketiga siswa jenius itu sering tak mengikuti pelajaran karena bimbingan olimpiade,bukan hanya merebut jam pelajaran bimbingan itu juga merebut waktu kebersamaan dengan keluarga,nyatanya mereka bertiga baru pulang saa hari mulai petang.Jessica jarang bermain dengan mason,karena begitu ia sampai,ia langsung mandi makan dan tidur karena saking kelelahan. Taeyeon juga jarang pulang dengan Luhan.

Kini mereka tengah melaksanakan bimbingan dengan Guru mata pelajaran,sebenarnya guru itu hanya menjadi pengawas,pasalnya mereka bertiga diharuskan untuk berdiskusi sendiri,dan hanya dibolehkan bertanya saat ada kesulitan.

Jujur saat ini Taeyeon dan Jessica merasa kelaparan,mereka izin pada Guru Lee
“Saem..apa kami boleh ke kantin?kami sangat kelaparan saat ini”

“Ya..tentu,kuberi waktu satu jam istirahat,beristurahatlah” Guru Lee meninggalkan ruang bimbingan
“Leo,ayo ke kantin” Taeyeon menepuk bahu Leo
“Ya” Leo beranjak dari kursinya,dan tiga murid jenius itu pergi kekantin bersama *plakk

~~~

Dikantin mereka membeli ramyun,dan juga ini kali pertamanya jessica makan ramyun.

“Woww..ini sangat enak”Ucap jessica setelah menyeruput sesendok kuah ramyun .-. “Apa kau tak pernah makan ramyun?”Tanya Leo,dengan polos jessica menggeleng “Daniel oppa tidak pernah menunjukkan makanan enak ini..”

“Memangnya kenapa?” Kini taeyeon yang bertanya “Entahlah..tapi ini benar benar enak” Jessica telah terhipnotis dengan ramyun pertamanya,ia memakan dengan lahap,Taeyeon tersenyum melihat tingkah sahabatnya,memakan ramyun itu tanpa peduli siapapun dan apapun.Sesekali jessica meminum Jus Jeruknya

“Wahh..perutku sangat kenyang” Taeyeon menyendarkan tubuhnya dikursi,”apa kau tidak kembali?” Leo sudah beranjak dari kursinya,Taeyeon menarik kembali agar leo duduk “Isi perut kita masih penuh,biar longgar dulu sebentar saja”Ucap Taeyeon,”Apa kau mau kentut?atau bagaimana cara melonggarkannya?”
Plakk
Seketika Taeyeon memukul lengan jessica “Sst..tidak sopan sica,tidak gitu juga..maksudnya biar kita istirahat dulu sejenak”

“Ahh..ok”

Suasana menjadi hening..mereka diam dalam pikiran masing masing,sesekali Taeyeon memandangi Leo,tak hanya Taeyeon,Jessica yang merasa ada sesuatau dengan Taeyeon pun juga mengamati gerak gerik taeyeon,Hanya Leo yang tak mengamati siapapun..ia masih memikirkan sesuatu yang penting

Selang sepuluh menit
“Ayo kembali..” Kini Leo lagi yang mendahului beranjak dari kursinya “Hmm..iya..” Denga cepat Taeyeon dan diikuti jessica juga beranjak.
Mereka kembali keruangan bimbingan.

~~~

Bimbingan telah berakhir,Taeyeon dan Jessica berjalan bersama menuju halaman sekolah
“Hm..taeyeon”

“Wae?”

“Apa kau..menyukai Leo?” Langkah taeyeon terhenti,
“Maksudmu??” Taeyeon berpura pura bingung “Ani..selama ini aku mengamatimu yang selalu memberikan tatapan yang aneh pada Leo”

“Haha..kau konyol sica” ekspresi wajah jessica menjadi serius “Tapi kau menyukai Leo kan?jawab aku taeng..aku sahabatmu”
“Ah..baiklah..baiklah iya” Taeyeon akhirnya mengaku,untung Leo sudah pergi duluan
“Wow jinjja??ah..aku memang pandai menebak..hahaha” Kini jessica kembali ceria,”Aku akan membantumu” Ujar Jessica dengan tulus..sebenarnya tidak hanya untuk Taeyeon,tapi untuknya juga,Jika Taeyeon dengan Leo..maka Luhan menjadi miliknya.

Mereka tak menyadari jika Luhan ada disana,denga rasa sakit hati karna mendengar Taeyeon mengatakan jika ia menyukai Leo,Luhan yang tadinya hendak menyusul Taeyeon pun mengurungkan niatnya,ia memilih untuk pergi sendiri.

Langkah demi langkah mengantarkan Luhan pada sungai Han,entah mengapa hatinya mengatakan jika ia harus ke sungai Han.Ia duduk disalah satu bangku disana,mengadahkan kepalanya ke atas “Tuhan..kenapa ini terjadi..harusnya aku senang sahabatku menyukai orang jenius sepertinya,kenapa aku selalu berharap ia menyukaiku yang bodoh ini..siapa juga yang akan menyukai namja bodoh ini” Ucap Luhan..seakan mengadu pada Tuhan
“Aku Luhan”  seketika Luhan menengok,Jessica ada disana
“Si..ss..sica?” Luhan beranjak dari duduknya “Apa maksudmu sica?” Luhan berpura pura tak mengerti,padahal ia tau jessica menyukainya
‘Tuhan aku lupa jika sahabatku yang ini menyukaiku’ Batin Luhan

“Ini memang terdengar aneh jika seorang wanita mengatakan hal seperti ini,tapi tolong mengertilah aku berusaha jujur padamu….aku akui aku menyukaimu..sejak kau menenangkanku saat itu..tatapan hangatmu,aku selalu merindukan itu” Ucap Jessica lirih..Luhan terdiam,ia bingung harus bagaimana
“Sebenarnya aku tau kau menyukai taeyeon..dan juga aku tau taeyeon menyukai leo,dan lagi aku juga tau kau mendengar percakapan kami tadi..maafkan aku yang membuatmu mendengar perkataan taeyeon”

“Em..ya..aku tau..sebenarnya kau menyukaiku,aku minta maaf juga karna membuatmu tau jika aku menyukai taeyeon”

“Bagaimana bisa??”

Tbc
Wihii..gimana?gantung??iya emang gitu..ini kira kira 1-3 chapter lagi selesai..dan setelah itu ada project ff baru..so stay tune ya,dont be siders …annyeong :mrgreen::mrgreen:

Lost Stars (Squel Miracle in the spring)

image

Author : MaoMaos
Cast : Byun Baekhyun,Jessica Jung,Ahn  Jaehyun,Kim Taeyeon
Other cast : Find out in the story
Lenght : Chapters
Genre : Romance,family,
Rating : PG 13

Poster by G.Lin @ cafeposterart.wordpress.com

Author note : Di squel ini,Jessica udah sembuh dan Baekhyun dinyatakan sembuh dari autis nya.Tapi  ia mengidap sindrom savant,yah seperti yang di good doctor itu lo..siapa pernah liat?

Haha,gak banyak omong deh,Happy reading ya..

Continue reading

Map (chapter 5)

image

Author : MaoMaos
Title : Map
Cast : Jessica Jung,Xi Luhan,Kim Taeyeon,Jung Taekwoon/Leo VIXX
Other cast : Jaejoong,Han seunhwa
Genre : Friendship,sad,romance (?)
Lenght : Chaptered

Leo :

image

image

poster by Americadoo @ Poster Chanel
Hai hai…di chapter ini waktunya setelah chapter empat ya,gak loncat tahun seperti chapter chapter sebelumnya.
Dan disini jaejoong sama seunhwa nya agak jarang keluar ya.
Happy reading..

Continue reading

Map chapter 3

image

Author : MaoMaos
Title : Map
Cast : Jessica Jung,Xi Luhan,Kim Taeyeon,Kim Jaejoong,Han Seonhwa
Other cast : find out in the story
Genre : Friendship,sad,family
Lenght : Chaptered

Poster by americadoo @ poster chanel

Author note :
chapter ini tidak beda tahun dari chapter 2.Ini kelanjutan dari chapter 2 ._.
Enjoy
An as always,siders please RCL :3
~~~

Rumah sakit

pukul 7.00 KST
Baru sehari Jessica  terbaring disini ia telah merasa bosan,ia ingin bertemu Luhan dan Taeyeon.

Pagi ini ia ditunggu oleh Seohyun,ibu angkatnya,yang sekarang masih tertidur di sofa ruang rawatnya

Jessica melihat pemandangan luar lewat jendela disamping ranjangnya,yang kebetulan diluar adalah taman.Hal ini mengurangi rasa bosannya.

“Sica?sudah bangun” Tanya seohyun sambil meregangkan ototnya,jessica hanya menganggukkan kepalanya.
Seohyun menangkap ekspresi wajah jessica yang murung
“Wae?apa kau bosan?ingin keluar?”
Sekali lagi jessica menganggukkan kepalanya
“Arrasseo,ayo keluar”
Jessica menatap seohyun
“Jinjja?” Seohyun tersenyum
“Yeay”  Jessica bergegas bangun dari ranjangnya

Tiba tiba ada perawat yang masuk membawa makanan
“Waktunya pasien untuk makan”Ujar Perawat itu
“Kita ke tamannya nanti ya,makan dulu”Ucap Seohyun pada Jessica,jessica merengut
“Yahhh…baiklah”
Jessica duduk kembali di ranjangnya.

Selang lima belas menit Jessica selesai makan
“Nah aku sudah selesai,ayo keluar” Ucap Jessica dengan semangat
Krurk krurk krurk

Terdengar suara aneh dari perut Seohyun,jessica melirik seohyun
“Suara apa itu?”

“Hehehe …Perutku,eomma lapar,sebentar ya eomma cari makan dulu diluar”Balas Seohyun,dan sekali lagi Jessica ditunda untuk ke taman
“Ahhh…baiklah,aku tunggu 30 menit,jangan lebih,jika lebih aku keluar sendiri” Jawab Jessica dengan nada ancaman,seohyun terkekeh
“Arrasseo bocah,hanya di kantin bawah”

Seohyun berjalan ke luar dan menuju Kantin rumah sakit.

Saat tiba dikantin,ia berpapasan dengan seseorang

“annyeong haseo Nyonya Oh”Ucap Lelaki itu dengan sopan
“Annyeong daniel ssi,ada apa kemari?siapa yang sakit”Tanya Seohyun

“Aku menjenguk sekretarisku yang sakit usus buntu,baru kemarin dirawat mungkin hari ini atau besok bisa keluar,kalau anda?”Balas Lelaki itu
“Putri ku”
Ternyata itu Jaejoong aka daniel,rekan kerja suaminya yang juga sering bertemu dengannya
“Maaf tapi seingat saya anda hanya memiliki dua anak,itu semua Laki laki” Ucap Daniel
“Haha,aku lupa,itu putri angkatku,aku lelah dengan anak laki laki,kau tau kan?”  Daniel tersenyum
“Kalau boleh tau siapa namanya?dan sakit apa?”Tanya Jaejoong
“Dari panti namanya Jessica Jung,ia mengidap leukemia”

DEG
Mendengar nama itu,Jaejoong terdiam

“Bisakah..saya.. menjenguknya ?”Tanya Jaejoong dengan ragu
“Tentu,ke kamar 1004,daniel ssi aku mau makan dulu.Kunjungilah ia”

“Ne”

Jaejoong berlari mencari kamar 1004  itu,saat ketemu ia masku kedalamnya

“Jessica?”Panggil Jaejoong saat ia masuk,jessica yang mendengarnya langsung melihat siapa yang datang
“Nuguseo?”  Jessica tak mengenalinya,ia semacam pangling dengan jaejoong

“Aku..”
Drrt..drrt
Ponsel jaejoong berbunyi
“Sebentar”

Phone call

“Yeoboseo?”

“Oppa..aku merasa tak enak badan..bisakah..kau kemari?hoekk”

“Wae geurae?arrasseo aku pulang”

End of phone call

Jaejoong yang panik langsung meninggalkan jessica yang masih bingung

“Siapa dia?kenapa bisa tau namaku?wajahnya sangat familiar,tapi ia siapa”  Jessica bertanya tanya pada dirinya sendiri.

~~~
Other side

Jaejoong telah sampai dirumahnya

“Seunhwa?han seunhwa?”

Ia menuju kekamar mandi,ia terkejut melihat seunhwa sedang memutahkan sesuatu di wastafel

“Wae geurae?”  Jaejoong menepuk nepuk punggung seunhwa

“Aku..pikir..aku hamil” Ucal seunhwa,jaejoong membelalakkan matanya
“Mwo??kenapa cepat sekali?”Tanya Jaejoong dengan wajah polos
“Yakk..ini karena mu oppa” Seunhwa memukul jaejoong
“Mian,apa kau marah maaf aku tak bisa mengendalikan nafsuku,i can’t deny,I Love you so much Seunhwa”Ucap Jaejoong dengan tulus

Plakk
Seunhwa menampar jaejoong
“I Love you too oppa,aku marah karna kau terlalu mendadak,dan aku belum bersiap” Balas Seunhwa dengan senyum nya
“Jadi bagaimana?kita akhiri hubungan kakak adik ,dan mulai hubungan yang lain,so will you marry me”Ucao Jaejoong

“Kau terlalu to the point oppa,tak ada basa basi dulu”

“Lalu bagaimana?katamu kau sudah hamil” pipi seunhwa memerah

“Arrasseo,arrasseo,i do oppa”
Jaejoong mengecup bibir seunhwa singkat

“Love you,but i have to go now,i have some works”Ucap Jaejoong,yang sebenarnya ingin menemui jessica
“Okay,aku akan menghubungi bibi tentang keputusan kita”Balas Seunhwa

“Oke bye,love you”
Jaejoong keluar lagi dari rumah itu

Rumah sakit

Tak lama jaejoong telah sampai lagi disini,tak ada basa basi lagi ia menuju ruang 1004

Namun saat sampai disana ruangan itu kosong

Ia bertanya pada perawat yang lewat
“Chogio?pasien ini dimana ya?”

“Tadi saya melihat ia dengan ibunya pergi ke taman”

“Gamsammhamnida”
Jaejoong bergegas mencari jessica di taman.
Ia telah menemukannya,adik kandungnya yang telah bertahun tahun berpisah dengannya.Jaejoong menghampiri Jessica

“Sica”Panggil Jaejoong,”Oh anda lagi,sebenarnya anda siapa?”Tanya jessica
“Ini daniel,rekan kerja suamiku”Ujar Seohyun
“Ani…sica?kau?tak ingat aku? Suaraku?”Jaejoong bertanya dengan penuh harap
“Anda siapa?” Tanya jessica yang benar benar bingung saat ini

“Jaejoong oppa,aku oppa mu”Ujar Jaejoong dengan air mata telah berlinang dipipinya,Jessica menatap Jaejoong

“Op..oppa?..jaejoong oppa??..jeongmalyo?…uri oppa?” Tanya jessica yang masih bingung
“Majayo,i miss you,nae dongsaeng” Jaejoong memeluk adiknya dengan erat.Sementara seohyun yang sedari tadi hanya melihat drama pertemuan kakak adik itu pun juga terharu

“Nado..oppa..hiks..nado bogosipheo” airmata bahagia jessica mengaliri pipinya

Jaejoong melepaskan pelukannya

“Ayo tinggal dengan oppa,aku tak bisa meninggalkanmu lagi,aku tak bisa jauh darimu, adikku,aku tak bisa kehilanganmu lagi”Ucap jaejoong dengan serius,jessica mengangguk dengan pasti
“Aku juga tak ingin berpisah lagi dengan oppa,eomma mian aku tak bisa menolak oppaku”

Seohyun yang mengerti situasinya pun tersenyum dan mengangguk
“Kunjungi eomma ya?rumah eomma juga selalu terbuka untukmu”

“Gamsahamnida nyonya oh,terima kasih telah mengurus jessica,” Jaejoong membungkukkan badannya
“Tak sepenuhnya aku yang merawat,panti asuhan lah yang merawatnya,ini kunjungilah tempat ini” Seohyun memeberikan alamat panti asuhan pada jaejoong
“Ne saya mengerti”

“Tapi beberapa hari ini ia harus di rumah sakit dulu,untuk memulihkan keadaannya yang sempat drop” Seohyun mengingatkan jaejoong

“Ne,gamsahamnida,saya akan selalu menjenguknya,tapi jika saya harus ke kantor dulu,tolong jaga adik saya nyonya” Pinta jaejoong pada Seohyun

“Pasti,kau juga panggil aku eomma,supaya lebih akrab” Seohyun menepuk punggung Jaejoong

“Ne eomma,akan aku urus ke panti dulu,Sica…oppa ke panti dulu untuk mengurus sesuatu,kau masuklah cuaca dingin,nyonya..eh maksud saya eomma,tolong jaga jessica,annyeong” Jaejoong berpamitan pada mereka,jaejoong sudah tak sabar mempertemukan jessica dengan seunhwa.

Sebelum ke panti jaejoong berinisiatif untuk membeli koper untuk membawa barang adiknya.

Panti asuhan

Panti asuhan terasa agak sepi karna banyak anak yang sedang sekolah termasuk taeyeon dan luhan

Jaejoong menemui ibu panti

“Annyeonghaseo”Sapa Jaejoong pada ibu panti
“Annyeonghaseo,ada urusan apa anda kemari” Balas Ibu panti dengan senyum ramah
“Jadi begini,saya adalah kakak kandung dari Jessica,kami terpisah semenjak kecelakaan,dan sekarang saya telah bertemu dengannya di rumah sakit.Saya akan mengajak jessica tinggal bersama saya” Jaejoong menjelaskan dengan sopan
“Syukurlah kalian bertemu kembali,apa anda mau mengemasi barang jessica sekalian?” Tawar ibu panti yang melihat jaejoong membawa koper
“Eum..iya” Jaejoong menggaruk tengkuknya yang sebenarnya tidak gatal.
“Kalau begitu saya panggilkan minyoung dulu.”
“Ne”

“Minyoung ah..” 
Tak lama kemudian datanglah orang yang dipanggil
“Ne..ada apa?”.
“Tolong kemasi barang jessica” perintah ibu panti pada minyoung

“Tapi siapa dia?” Minyoung menunjuk jaejoong
“Perkenalkan saya Jaejoong,kakak kandung dari Jessica” Jaejoong memperkenalkan diri dengan sopan
“Park minyoung imnida,tunggu sebentar akan saya kemasi”

“Bisa saya bantu?”Tawar jaejoong sambil mengayunkan koper ditangannya
“Boleh,ikuti saya jaejoong ssi”

Mereka menuju kamar jessica yang berada di atas.

“Ini dia kamar jessica”Ucap Minyoung seketika saat masuk dalam kamar itu

“Sangat rapi”Balas Jaejoong

Minyoung mengambil semua pakaian jessica yang hanya beberapa pasang dan juga seragamnya.Lalu ia memasukkan ke koper yang telah dibuka oleh jaejoong

“Apa ia punya teman?”Tanya Jaejoong penasaran
“Ada dua sahabatnya,taeyeon dan luhan.Jessica sangat pendiam,kenapa anda bertanya?”

“Ani..hanya saja..jessica dulu cenderung tidak mau bergaul dengan orang lain”

“Oh..ah,hampir lupa”Minyoung menepuk dahinya lalu ia mengambil boneka yang ada diatas ranjang jessica
“Ini boneka kesayangan jessica,luhan dan taeyeon lah yang memberikannya,jessica bahkan memberinya nama,Brownie”Jelas Minyoung,jaejoong mengambil boneka itu.

“Semua sudah dimasukkan jaejoong ssi”

“Ah..ne gamsahamnida” Jaejoong tersenyum
“Ne..cheonmayo”

Jaejoong pov

Setelah berkemas dan mengurus dokumen aku menuju ke rumah.

Selang 30 menit aku sampai dirumah,kuambil koper dan juga brownie dari bagasi.

Aku menggeret koper menuju ke pintu.Ku buka pintu rumahku

“Oppa?kau kembali lagi?katanya ke kantor” kudengar suara Seunhwa

“Aku telah menemukan adikku,adik kandungku Ellie.Akhirnya aku menemukannya.Jessica,dan ini barang barangnya,lusa ia akan keluar dari rumah sakit” Aku menunjukkan barang yang ku bawa

Ekspresi wajah dari seunhwa tiba tiba menjadi aneh

“Wae?ekspresimu?” Aku bertanya padanya
“Aku takut,kau akan lebih menyayangi adikmu,dan melupakanku”jawabnya yang terdengar konyol bagiku
“Hahahaha,aku sangat menyayangi kalian,tidak akan ada pilih kasih,kau akan menjadi istriku dan jessica adik kandungku.Tapi kuharap kau mengerti keadaan jessica” Jelasku padanya,ia masih memasang wajah murung
“Tidak percaya?”Tanya ku,lalu kukecup bibirnya dengan lembut dan tak berjalan lama aku menghentikannya
“Masih tidak percaya?”Tanyaku lagi,ia tersenyum dan menganggukkan kepalanya
“Iya,aku percaya”Ucapnya dengan malu malu

“Kau tidak ingin bertemu dengannya?”Tawarku
“Jinjja?ayo sekarang kita kesana”Jawabnya dengan semangat,aku tersenyum ternyata ia menerima adikku

“Kajja” Aku menggenggam tangannya,kami berjalan menuju mobil diluar

Author POV

Mungkin Jaejoong merasa hari ini adalah hari terbaiknya,setelah menemukan adiknya ia lebih tenang.

Tak lama kemudian mereka sampai dirumah sakit tempat dirawatnya jessica.Jaejoong dan seunhwa menuju ke ruang 1004

“Annyeong sica” Sapa jaejoong saat masuk dan melihat jessica
“Annyeong oppa?kau kemari lagi?bagaimana pekerjaanmu jika kau tinggal?”Balas Jessica dengan khawatir
“Dan itu siapa?ah…aku ingat..kau Ellie eonnie?jadi oppa mu oppaku juga”ucap Jessica
“Tak apalah,aku cuti hari ini.Oh iya ini Seunhwa,han seunhwa calon istriku”  Seketika jaejoong mendapat cubitan dari seunhwa
“Aww..appo”
Seunhwa tak menanggapinya,ia tersenyum ke arah jessica
“Anneyong sica,ternyata kita bertemu lagi,senang bertemu denganmu” Ucap Seunhwa dengan ceria,Jessica tersenyum
“Ahh..jadi kapan menikah?”Tanya Jessica
“As fast as possible”Jawab Jaejoong
“Tentunya kami menunggu kau pulang dulu” Sambung seunhwa

“Aku tidak sabar”

~~~
Other side

Luhan dan Taeyeon merasa kesepian tanpa jessica,di sekolah mereka sangat murung seperti saat ini mereka sedang makan malam di panti.

“Luhan?kenapa kau murung?”Tanya Minyoung saat duduk di depan luhan

“Ah,ani..aku hanya malas”Jawab Luhan
“Kamu taeyeon?kenapa kau juga murung?”

“Aku merindukan sica” Taeyeon hanya memainkan makanannya,minyoung yang mengetahui kebenaran atas jessica pun merasa prihatin dengan mereka

“Sudahlah kalian makan dulu,nanti kuberi tau” Ujar Minyoung,seketika mereka berbinar binar
“Jinjja?” Ucap Luhan dengan semangat,minyoung hanya tersenyum dan mengangguk.

Seperti yang dikatakan minyong,setelah makan mereka bertemu dengan minyoung di kamar jessica

“Jadi,aku mau bilang jika..Jessica tidak akan kembali lagi”Ucap Minyoung dengan nada sedih
“Mwo?apa yang terjadi?tapi..kita telah berjanji selalu bersama” Taeyeon yang protes karna hal yang dikatakan minyoung,Luhan tak bisa berkata apapun sekarang,ia sangat shock

“Maafkan aku tidak mengatakan sejak tadi” Minyoung terlihat sangat menyesal,Taeyeon tak bisa menahan air mata mengaliri pipinya
“Hiks..hiks..hiks” terdengar isakan dari Taeyeon,luhan yang tadi masih diam pun memeluk Taeyeon dan menenangkan Taeyeon.
“Bahkan ..hiks..ia meninggalkan kita tanpa pamit..hiks”Ucap Taeyeon dalam tangisnya
~~~

Tiba pada hari ini,jessica keluar dari rumah sakit.Ia telah dijemput oleh kakaknya,jaejoong.Dan sekarang mereka sedang dalam perjalanan ke rumah

“Oppa?”Panggil sica
“Hmm?ada apa?”Sahut jaejoong “Eum..tidak ada hanya saja aku ingin memanggilmu” Jawab Jessica
“Oh iya,mulai besok kamu harus home schooling,kamu tidak perlu sekolah”Ujar Jaejoong,jessica kaget..
“Keundae wae?aku masih ingin bertemu teman teman” protes jessica
“Aku ingin menjagamu,supaya kau tidak kelelahan,percayalah pada oppa,seunhwa akan menjaga mu”Ucap Jaejoong
“Tapi..” Jessica hendak membantah lagi

“Tolong sica,turuti permintaanku,aku ingin yang terbaik untukmu” Jaejoong memotong ucapan jessica,dan yang dikatakan jaejoong terlihat sangat serius dan tulus hal itu membuat jessica menganggukkan kepalanya

“Arrasseo” Setelah mendengar hal itu Jaejoong mengelus rambut adiknya
“Aigoo,adik yang baik”

~~~

Saat mereka sampai di rumah,jessica dikejutkan dengan rumah itu.Menurut Jessica itu sangat mewah.

“Wow!!ini semua dari hasil kerja keras mu oppa?”Tanya Jessica
“Yah,tidak ini sebagian dari han jaejoon,ayah angkatku dan ayah kandung seunhwa.”Jawab Jaejoong
“Berarti kalian saudara angkat?”
“Dulunya,tapi semenjak kami menyadari bahwa kami saling mencintai,kami memutuskan hubungan itu dan menjadi kekasih dan akan menikah,ayo kita masuk” Jaejoong menggandeng Jessica.

“Hy sica…akhirnya kau pulang juga.Aku merindukanmu” Sapa Seunhwa dengan ceria lalu memeluk Jessica dengan hangat
“Ah..aku juga..eonnie”

Selang beberapa detik Seunhwa melepaskan pelukan itu
“Kajja,aku antar ke kamarmu,aku sudah menatanya dengan kemampuan design ku,haha” Seunhwa menggeret Jessica menuju ke kamar yang ia maksud.Kamar dengan pintu berwarna putih dan dinding dengan warna biru muda yang terkesan segar di mata

Jessica melihat tatanan barang barang didalamnya yang sangat rapi.Dan lagi satu yang membuatnya terkejut,Boneka brownie nya berada di tengah ranjang biru nya

“Wow..brownie,aku merindukanmu” Jessica memeluk bonekanya

“Bagaimana?kau suka design kamar ini?aku sudah sesuaikan dengan umur dan juga warna kesukaanmu yaitu biru”Ucap Seunhwa
“I love it eonnie,thanks.Tapi darimana kau tau aku suka biru?”Tanya Jessica
“Siapa lagi?oppa mu lah”

Jessica duduk di tepi ranjangnya,ia menepuk nepuk ranjang itu
“Sangat lembut dan empuk,aku akan betah,tapi..” Jessica menunduk
“Wae?” Tanya seunhwa sambil duduk disamping jessica
“Aku akan merindukan Taeyeon dan Luhan”Ucap Jessica lirih
“Tenang saja aku akan mengantarmu ke panti,saat aku mengajar disana.Kau lupa?aku guru disana,nanti kita kesana”Ujar Seunhwa untuk menghibur Jessica

“Tidak boleh,jessica tidak boleh keluar rumah” Ucap Jaejoong yang berada di ambang pintu
“Tapi oppa,dia akan bersamaku” Seunhwa berdiri
“Aku tidak mengizinkannya,dia harus dirumah.Apa kau ingin membiarkannya kelelahan?” Jaejoong berucap dengan tegas
“Apa kau tidak percaya padaku?”Tanya Seunhwa dengan serius
“Apa oppa tidak percaya denganku?apa kau benar benar mencintaiku?kenapa kau tidak percaya padaku?”Tanya Seunhwa lagi dengan tatapan sedih
“Bukan..bukan itu maksudku,ah..baiklah aku percaya padamu.Aku percayakan dia padamu”Balas Jaejoong yang tidak tega dengan adiknya,eh calon istrinya.

“As always,you are the best.Saranghae oppa”Seunhwa mengacungkan jempolnya
“Gomawo oppa,sudah mengizinkanku”Ucap Jessica dan langsung menghambur memeluk jaejoong,jaejoong membalas pelukan itu,ia sangat menunggu saat seperti ini sejak dulu dan akhirnya sekarang sstelah usahanya ia kembali bertemu adiknya.

Seunhwa tersenyum melihat tingkah adik kakak itu.

Drrt drrt
Ponsel Jaejoong berbunyi
“Sebentar,aku angkat ini”

Phone call
“Ne,Yeoboseo”
“Bisakah anda kemari,ada hal yang sangat penting mengenai proyek kita”
Ah..baiklah.Aku akan kesana”

End of phone call

“Sica oppa mau pergi dulu,jaga dirimu baik baik” Jaejoong mengelus rambut jessica dan mengecup singkat kening jessica
“Seunhwa,tolong jaga dia.Aku percaya padamu,I Love You” Jaejoong mengecup pipi Seunhwa
“Arrasseo oppa”

~~~
Other side

Luhan dan Taeyeon sedang di kantin sekolah,yah..seperti hari sebelumnya mereka masih saja hemat kata kata.

“Hey,kalian” Sapa seseorang yang baru duduk di depan mereka,Baekhyun
“Oh..ada apa?” Luhan terbangun dari lamunannya
“Kan kita satu kelompok untuk tugas biologi,nanti sore kerja kelompok ya?supaya cepat selesai”Jelas baekhyun,
“Hmm..oke” luhan dan Taeyeon masih terlihat murung

“Aku paham perasaan kalian,yakinlah suatu saat kalian bertemu lagi”Ucap Baekhyun yang mengerti situasi yang dialami mereka saat ini
“Setidaknya dia harus berbicara dengan kami,dia pergi tanpa penjelasan”Ucap Taeyeon dengan sedih,luhan enggan berkomentar untuk hal ini,jujur ia juga kecewa dengan jessica,tapi ia sangat mengharapkan ia bertemu jessica lagi untuk bertanya kenapa telah meninggalkannya.
~~~

Jessica POV

Sore ini aku sudah bersiap hendak bertemu dengan mereka.Aku mengenakan baju baru yang telah disiapkan Seunhwa eonnie.

“Sica?kau sudah siap?” Seunhwa eonnie memasuki kamarku,aku mengangguk
“Kajja berangkat” Aku menggandeng tangannya

“Kau terlihat tidak sabar huh?,ayo taxi sudah menunggu di depan”

Kami memasuki Taxi itu.Tiba tiba aku merasakan sakit di perutku,aku hendak bilang pada eonnie tapi jika aku bilang maka aku akan batal bertemu Luhan.Dan aku memutuskan untuk menahannya.

Author pov
Seunhwa melihat tingkah jessica yang menjadi aneh,wajahnya pucat dan berkeringat
“Gwenchana sica?”Tanya Seunhwa
“Oh?iya..tentu,aku baik baik saja”Jawab jessica sambil menahan sakit di perutnya
“Kau terlihat pucat,apa kau baik baik saja?” Seunhwa semakin khawatir
“Eum..sebenarnya aku kebelet” terpaksa jessica menjawab dengan kebohongan karna ia sangat ingin bertemu Luhan.Mendengar itu Seunhwa tertawa
“Haha..bilang dong,pak tolong berhenti di gas station didepan”

Supir taxi itu telah memberhentikan taxi di gas station
“Ayo turun” Ajak Seunhwa pada jessica,jessica pun turun,perutnya terasa sangat sakit kali ini

“Arghht..” hanya lima langkah keluar dari taxi Jessica jatuh pingsan
“Sica??kenapa bisa??bangun sica..tolong bertahan”

Supir taxi yang melihat hal itu pun langsung menghampiri dan membawa jessica ke dalam taxi
“Agashi mari kita ke rumah sakit” Ujar supir itu pada seunhwa
“Ne..lebih cepat ahjussi”

~~~

Rumah sakit

Jessica segera dibawa ke UGD,dan telah di tangani. Seunhwa menunggu diluar dengan cemas
“Apa aku harus memberi tau oppa?,tapi ia akan marah jika tau seperti ini”Gumam Seunhwa
“Tapi ia akan lebih marah jika aku bungkam”
Seunhwa mengambil ponselnya dan menelpon Jaejoong
“Oppa?”
“Ya?ada apa?”
“Eum sica..”
“Apa yang terjadi padanya?”
“Dia..pingsan,sekarang telah ditangani dokter di Rumah sakit Taemin,tolong kemarilah”
Bagaimana bisa?baiklah”

End of phone call

Seunhwa menunggu dengan cemas.Selang tiga puluh menit jaejoong datang
“Bagaimana bisa ia pingsan?kau sudah berjanji akan menjaganya?kenapa kau tidak menjaganya ha?” Tanya jaejoong dengan emosi
“Mian oppa”
“Apa maafmu bisa membuat jessica tak apa?hal burul telah terjadi.Jika saja kau tidak memohon padaku hal ini tak akan terjadi”Ucap Jaejoong penuh kekecewaan
“Permisi” Ucap Dokter yang baru keluar dari UGD
“Oh!Ne,bagaimana adik saya dok?Apa ini mengenai leukemia nya?”Tanya Jaejoong
“Tidak,sama sekali tidak.Ia terkena usus buntu,dan kami ingin meminta izin untuk mengoperasi pasien”Jelas Dokter itu
“Syukurlah,tolong lakukan yang terbaik” Ujar Seunhwa
“Baiklah,kalau begitu permisi”
Setelah doktee meninggalkan mereka,mereka kembali duduk di ruang tunggu.Suasana menjadi hening
“Mian”
“Mian”
Keduanya berucap
“Untuk?” “Untuk?” Keduanya beratanya
“Kau dulu”Ucap seunhwa
“Mian,aku tadi kasar,aku sangat cemas dengan Jessica.Kau tau kan”Jelas Jaejoong
“Aku minta maaf karna tak bisa menjaga jessica,oh iya,urusan kantor yang penting tadi apa?”
“Yah,mengenai proyek di Jepang.Dan aku harus pindah ke jepang selama beberapa bulan sampai proyek itu selesai”
“Bulan?Lalu,aku dan Jessica?”
“Tentunya kalian ikut,toh kamu menganggur kan,dengan begitu aku bisa menjamin keselamatan kalian”
“Tapi aku adalah relawan di panti asuhan”
“Berhentilah sementara,mereka pasti mengerti”.

“Baiklah,akan kuhubungi mereka”

TBC

Huff..akhirnya bisa ngelanjut juga.kepanjangan gak?
Akhir akhir ini sibuk banget,ujian dimana mana,jadi maaf jika updatenya molor,aku usahain dua atau tiga minggu sekali,tapi kalau emang pas lagi longgar juga bisa update cepet.

RCL ya..
Siders tolong tobat 😀